Analisis Kedisiplinan Kerja Karyawan Pada Kedai Kopi C+C Coffee Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003
DOI:
https://doi.org/10.61292/eljbn.291Keywords:
Discipline, Work, EmployeeAbstract
Abstract
The purpose of this journal is to find out what obstacles, sanctions, and efforts that can be given in efforts to implement employee work discipline at C + C Coffee Shop. Thus, the problem formulation raised in this journal is what obstacles arise in efforts to implement employee work discipline at C + C Coffee Shop and what sanctions and efforts can be given to C + C Coffee Shop employees who violate the work agreement. The study methodology used in this legal discipline, which is usually referred to as "Empirical", is tailored to the details of the legal domain and uses a qualitative approach. This research resulted in the conclusion that observations about work ethic at C+C Coffee show that employee misbehavior can negatively affect productivity and morale. Management faces great challenges in maintaining employee integrity and discipline through offenses such as arriving late, absenteeism, presenteeism, and theft of company facilities.
Abstrak
Tujuan jurnal ini adalah mengetahui kendala, sanksi dan upaya yang dapat diberikan apa saja yang muncul dalam upaya pelaksanaan disiplin kerja pegawai pada Kedai Kopi C+C Coffee. Sehingga, rumusan masalah yang diangkat pada jurnal ini adalah kendala apa saja yang muncul dalam upaya pelaksanaan disiplin kerja pegawai pada Kedai Kopi C+C Coffee dan bagaimana sanksi dan upaya yang dapat diberikan pada pegawai Kedai Kopi C+C Coffee yang melanggar perjanjian kerja tersebut. Metodologi studi yang digunakan dalam disiplin hukum ini, yang biasanya disebut sebagai "Empiris", disesuaikan dengan rincian domain hukum dan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan yaitu observasi tentang etos kerja di C+C Coffee menunjukkan bahwa perilaku buruk karyawan dapat berdampak negatif pada produktivitas dan moral kerja. Manajemen menghadapi tantangan besar dalam menjaga integritas dan disiplin karyawan melalui pelanggaran seperti datang terlambat, absensi, presenteeism, dan pencurian fasilitas perusahaan.
Kata Kunci : Kedisiplinan, Kerja, Karyawan
References
Aulania, S. (2019, Oktober 4). Apakah karyawan terlambat dapat berdampak buruk bagi perusahaan. Millennial. https://kumparan.com/millennial/apakah-karyawan-terlambat-dapat-berdampak-buruk-bagi-perusahaan-1rz17XKku46/full
Buranda, G. F., Jufri, M., & Indahari, N. A. (2018). Hubungan stres kerja dengan perilaku presenteeism perawat Rumah Sakit X Makassar (hlm. 51). Makassar: STIA LAN Makassar.
Devita, N., & Nugroho, A. A. (2022). Perlindungan hukum atas hak atas cuti tahunan pekerja waktu tertentu yang tidak terpenuhi. Jurnal Hukum De’rechtsstaat, 8(1).
Erizka Permatasari, S. H. (2023, November 23). Aturan potong gaji karyawan dalam peraturan ketenagakerjaan. Hukumonline. https://www.hukumonline.com/klinik/a/aturan-potong-gaji-karyawan-dalam-peraturan-ketenagakerjaan-lt51485bcf197d3
Lukito, H., & Utama, M. K. (2019). Pengaruh absenteeism dan job attitude terhadap kinerja karyawan pada perusahaan leasing di Kota Padang (hlm. 140). Padang: Universitas Andalas.
Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2017). Putusan Nomor 83/PUU-XV/2017. https://www.mkri.id/public/content/persidangan/putusan/83_PUU-XV_2017.pdf
Phuty Umul Amaliah. (2023). Pemutusan hubungan kerja dan dampak yang menyertainya (hlm. 171). Malang: Universitas Negeri Malang.
Salmaa. (2023, April 4). Penelitian empiris: Definisi, jenis, ciri, tujuan, dan contoh. Deepublish. https://penerbitdeepublish.com/penelitian-empiris/
Susanti, S. (2019). Analisis kedisiplinan kerja terhadap efektivitas kerja karyawan pada PT Telkom Plasa Wilayah Telekomunikasi Nusa Tenggara Barat (hlm. 3). Mataram: Universitas Muhammadiyah Mataram.
Trias Ismi. (2023, Januari 27). 10 contoh etos kerja dan penerapannya agar kamu jadi panutan. Glints. https://glints.com/id/lowongan/contoh-etos-kerja/
UU Ketenagakerjaan. (n.d.). 9 contoh surat peringatan karyawan (SP1, SP2, SP3), pahami aturannya!. Glints. https://employers.glints.com/id-id/blog/9-contoh-surat-peringatan-karyawan-sp1-sp2-sp3-pahami-aturannya
Wahyuna, W. (2023, Juli 26). Risiko skorsing karyawan bagi perusahaan. Hukumonline. https://www.hukumonline.com/berita/a/risiko-skorsing-karyawan-bagi-perusahaan-lt64c1134b44890
Z, A. M., & Murni, S. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi pemutusan hubungan kerja karyawan pada PT PLN (Persero) Rayon Manado Utara. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/emba/article/view/11594
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Raykrisanda Mikael, Anak Agung Gede Duwira Hadi Santosa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



