Abstract
This study aims to optimize the role of the youth organization, the Indonesian Student Association of Luwu Raya (IPMIL Raya) Palu, in developing student entrepreneurship. This research used qualitative methods with a participatory approach, combined with a community service model based on empowerment. Data collection was conducted through observation, focus group discussions (FGDs), and documentation of entrepreneurial activities involving IPMIL Raya Palu members. The empowerment process was implemented through three main stages: strengthening production, business management, and digital-based marketing. The results showed an increase in understanding and a shift in the mindset of organization members from job seekers to job creators. This activity also encouraged the emergence of business ideas based on local potential, particularly in the culinary and creative services sectors, and strengthened the organization's capacity as a student entrepreneurship incubator. Furthermore, the involvement of alumni as mentors opened up opportunities for strengthening business networks and accessing capital. This study concludes that youth organizations play a strategic role in building a sustainable student entrepreneurship ecosystem through a collaborative and community-based approach.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran organisasi kepemudaan Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu Raya (IPMIL Raya) Palu dalam pengembangan kewirausahaan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan partisipatif, yang dipadukan dengan model pengabdian berbasis pemberdayaan masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, diskusi kelompok terarah (FGD), dan dokumentasi kegiatan kewirausahaan yang melibatkan anggota IPMIL Raya Palu. Proses pemberdayaan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu penguatan produksi, manajemen usaha, dan pemasaran berbasis digital. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan perubahan pola pikir anggota organisasi dari orientasi pencari kerja menuju pencipta lapangan kerja. Kegiatan ini juga mendorong lahirnya ide-ide usaha berbasis potensi lokal, khususnya pada sektor kuliner dan jasa kreatif, serta memperkuat kapasitas organisasi sebagai inkubator kewirausahaan mahasiswa. Selain itu, keterlibatan alumni sebagai mentor membuka peluang penguatan jejaring usaha dan permodalan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa organisasi kepemudaan memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem kewirausahaan mahasiswa yang berkelanjutan melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis komunitas.
Kata kunci: organisasi kepemudaan, kewirausahaan, mahasiswa, pemberdayaan ekonomi.
References
- Audretsch, D. B. (2007). Entrepreneurship and economic growth. Oxford University Press.
- Budiarto, R., Susilo, H., & Riyadi, M. (2021). Pemberdayaan pemuda dalam kewirausahaan berbasis potensi lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 123–135.
- Bourdieu, P. (1986). The forms of capital. In Handbook of theory and research for the sociology of education (pp. 241–258). Greenwood.
- Etzkowitz, A. (2000). The triple helix: University–industry–government innovation. Research Policy, 29(2), 109–123.
- Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2017). Entrepreneurship. McGraw-Hill Education.
- Husain, S., Pradana, A., & Lamading, H. (2025). Pemberdayaan mahasiswa melalui organisasi kedaerahan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(1), 77–89.
- Lestari, N. F. (2021). Pengembangan kewirausahaan pemuda berbasis komunitas. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 55–66.
- Porter, M. E. (2008). Competitive advantage. Free Press.
- Pradana, A., & Husain, S. (2022). Peran organisasi mahasiswa dalam penguatan ekonomi kreatif. Jurnal Sosial Humaniora, 9(1), 15–27.
- Schwab, K. (2016). The fourth industrial revolution. World Economic Forum.
- Septiani, R. (2023). Peran alumni dalam penguatan kewirausahaan mahasiswa. Jurnal Pendidikan Tinggi, 12(2), 45–59.
- Setiawan, E. (2022). Digital marketing sebagai strategi pengembangan UMKM. Jurnal Manajemen Bisnis, 6(2), 98–110.
- Sugiarti, T. (2025). Inovasi kuliner lokal dan digitalisasi pemasaran. Alfabeta.
- Suryana, B. (2019). Kewirausahaan: Teori dan praktik. Salemba Empat.