Analisis Aktivitas Peserta Didik Pada Pembelajaran Kimia (Studi Kasus Proses Pembelajaran Mata Pelajaran Kimia di SMK Negeri 1 Siabu Tahun Pelajaran 2022/2023
DOI:
https://doi.org/10.61292/cognoscere.137Keywords:
student activities, blended learning, SMK Negeri 1 Siabu, chemistry, learningAbstract
This research aims to analyze student activities in chemistry learning at SMK Negeri 1 Siabu for the academic year 2022/2023. The research method used is a case study with a qualitative approach. Data were collected through direct observation, interviews, and documentation. The results show that student activities in chemistry learning include active participation in discussions, laboratory experiments, and problem-solving. Additionally, it was found that the implementation of blended learning models has increased the effectiveness of learning by providing flexibility for students and educators. These findings indicate that chemistry learning at SMK Negeri 1 Siabu has provided diverse learning experiences and supported the development of student competencies in line with the demands of the workforce. The practical implications of this research emphasize the importance of implementing adaptive and participatory learning models in vocational education contexts. Furthermore, this study also contributes to understanding effective learning strategies to improve the quality of chemistry learning at the vocational school level.
Keywords: .
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas peserta didik pada pembelajaran kimia di SMK Negeri 1 Siabu tahun pelajaran 2022/2023. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas peserta didik dalam pembelajaran kimia meliputi partisipasi aktif dalam diskusi, eksperimen laboratorium, dan pemecahan masalah. Selain itu, ditemukan pula bahwa penerapan model pembelajaran blended learning telah meningkatkan efektivitas pembelajaran dengan memberikan fleksibilitas bagi peserta didik dan pendidik. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran kimia di SMK Negeri 1 Siabu telah memberikan pengalaman belajar yang beragam dan mendukung pengembangan kompetensi peserta didik sesuai dengan tuntutan dunia kerja. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya penerapan model pembelajaran yang adaptif dan partisipatif dalam konteks pendidikan kejuruan. Selain itu, penelitian ini juga memberikan kontribusi dalam pemahaman terhadap strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran kimia di tingkat SMK.
Kata Kunci: aktivitas peserta didik, blended learning, kimia, pembelajaran, SMK Negeri 1 Siabu.
References
Abarang, N., & Delviany, D. (2021). Peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL). Jurnal Pendidikan Dan Profesi Keguruan, 1(2), 1-7.
Adman, A., Yuniarsih, T., & Sobandi, A. (2020). Learning Facilities: Can It Improve the Vocational School Productivity?. Journal of Educational and Social Research, 10(4), 146-146.
Ali, A., Abbas, L. N., & Sabiri, A. M. (2021). Keberkesanan Pembelajaran Gamifikasi dalam Pencapaian Pelajar bagi Topik Nombor KompleksOnline Journal for TVET Practitioners, 6(2), 108-122.
Ali, M. K., & Sukardi, S. (2021). Pengembangan Model Evaluasi Pembelajaran Daring di Sekolah Menengah Kejuruan. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 6(2), 161.
Barlian, U. C., Iriantara, Y., & Sauri, S. (2021). Penerapan kurikulum 2013 revisi di masa pandemi pada SMK IBS Tathmainul Quluub Indramayu. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(01), 118-126.
Cholilah, M., Tatuwo, A. G. P., Rosdiana, S. P., & Fatirul, A. N. (2023). Pengembangan kurikulum merdeka dalam satuan pendidikan serta implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran abad 21. Sanskara Pendidikan dan Pengajaran, 1(02), 56-67.
Danim, S. (2020). Inovasi pendidikan: dalam upaya peningkatan profesionalisme tenaga kependidikan. Pustaka setia.
Fatirul, A. N., Walujo, D. A., & Mustaji, M. (2020). Desain blended learning: Desain pembelajaran online hasil penelitian. Scopindo Media Pustaka.
Indarta, Y., Ambiyar, A., Samala, A. D., & Watrianthos, R. (2022). Metaverse: Tantangan dan peluang dalam pendidikan. Jurnal Basicedu, 6(3), 3351-3363.
Indarta, Y., Jalinus, N., Abdullah, R., & Samala, A. D. (2021). 21st Century Skills: TVET dan Tantangan Abad 21. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 4340-4348.
Kamdi, W. (2008). Project-based learning: pendekatan pembelajaran inovatif. Malang: Universitas Negeri Malang.
Khurniawan, A. W., & Haryani, T. (2016). Grand design pengembangan teaching factory dan technopark di SMK. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Khurniawan, A. W., Sailah, I., Muljono, P., Indriyanto, B., & Maarif, M. S. (2020). The Improving of Effectiveness School-Based Enterprise: A Structural Equation Modeling in Vocational School Management. International Journal of Evaluation and Research in Education, 10(1), 161-173.
Krismadinata, U. V., Jalinus, N., Rizal, F., Sukardi, P. S., Ramadhani, D., Lubis, A. L., … & Sukardi, S. (2020). Blended learning as instructional model in vocational education: literature review. Universal Journal of Educational Research, 8(11B), 5801-5815.
Monika, & Adman. (2017). Peran efikasi diri dan motivasi belajar dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah menengah kejuruan. JP Manper, 1(1), 1-12.
Mulyana, A. (2021). Pengaruh Media Pembelajaran dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Kimia. VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan, 1(4), 220-228.
Noviansyah, W., & Mujiono, C. (2021). Analisis kesiapan dan hambatan siswa smk dalam menghadapi pembelajaran daring di masa pandemiJurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 4(1), 82-88.
Nurcahyo, F. A., Azwar, S., & Martani, W. (2018). Stimulus Gambar: Sebuah Kajian pada Instrumen Minat VokasionalBuletin Psikologi, 26(2), 111-125.
Permana, T., Kusumah, I. H., & Permana, R. A. (2019). Kesiapan Kerja Peserta Didik SMK yang Sudah Melaksanakan Praktik Kerja Industri. Journal of Mechanical Engineering Education, 6(1), 118-123.
Retnawati, H., Djidu, H., Kartianom, A., & Anazifa, R. D. (2018). Teachers’ knowledge about higher-order thinking skills and its learning strategy. Problems of Education in the 21st Century, 76(2), 215-230.
Rini, A. P., Firmansyah, N. F., Widiastuti, N., Christyowati, Y. I., & Fatirul, A. N. (2023). Pendekatan terintegrasi dalam pengembangan kurikulum abad 21. Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH), 2(2), 171-182.
Santoso, Y. B., Permana, T., & Mubarok, I. (2018). Penggunaan simulator wiper dan washer untuk meningkatkan pemahaman kelistrikan kendaraan ringan siswa smk. Journal of Mechanical Engineering Education, 5(2), 267-272.
Sarwandi, S., Giatman, M., Sukardi, S., & Irfan, D. (2019). Developing mobile-based project-based learning module for project management courses in vocational education. Jurnal Pendidikan Vokasi, 9(2), 207-216.
Situmorang, M. (2014). Pengembangan buku ajar kimia SMA melalui inovasi pembelajaran dan integrasi pendidikan karakter untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Prosiding SEMIRATA 2013, 1(1).
Subando, J. (2022). Konstruksi Alat Ukur Pantang Menyerah Prajurit TNI Angkatan Udara (IMPI-P32)Jurnal Psikologi Udayana, 9(2), 105-1161.
Sudiyono, S., Subijanto, S., Siswantari, S., & Warsana, W. (2017). Pengelolaan Pendidikan Kejuruan: Pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 4 Tahun. Badan Penelitian dan Pengembangan, Kemendikbud.
Sudiyono. (2019). Teaching factory sebagai upaya peningkatan mutu lulusan di SMK. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 12(2), 159-181.
Suja, I. W. (2014). Penggunaan analogi dalam pembelajaran kimia. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 3(2).
Sukardi, S. (2017). The validity of interactive instructional media on electrical circuits at vocational high school and technology. 2nd INCOTEPD 2017, 21-22.
Sukardi, S. (2020). Pengembangan model evaluasi pembelajaran daring di Sekolah Menengah Kejuruan. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 6(2), 161-172.
Sumantri, D., Subijanto, S., Siswantari, S., & Sudiyono, S. (2019). Pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan Empat Tahun Bidang Keahlian Prioritas Program Nawacita. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 4(2), 152-168.
Sumantri, D., Subijanto, S., Siswantari, S., Sudiyono, S., & Warsana, W. (2017). Pengelolaan Pendidikan Kejuruan: Pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 4 Tahun. Badan Penelitian dan Pengembangan, Kemendikbud.
Sunardi, Purnomo, & Sutadji. (2016). Pengembangan employability skills siswa SMK ditinjau dari implementasi pendekatan saintifik. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(7), 1391-1398.
Sunardi, S., & Hasanuddin, H. (2019). Pengembangan employability skill mahasiswa vokasi melalui pembelajaran stem-project based learning. SemanTECH (Seminar Nasional Teknologi, Sains Dan Humaniora), 1(1), 210-217.
Suryadi, D. (2010). Pengembangan Kerangka Model E-Learning Dalam Pembelajaran Teknologi Dan Kejuruan. Artikel Penelitian Invotech, 1-14.
Suryanto, D., Kamdi, W., & Sutrisno, S. (2014). Relevansi soft skill yang dibutuhkan dunia usaha/industri dengan yang dibelajarkan di Sekolah Menengah Kejuruan. Teknologi dan Kejuruan: Jurnal teknologi, Kejuruan dan Pengajarannya, 36(2).
Syaparuddin, S., Meldianus, M., & Elihami, E. (2020). Strategi pembelajaran aktif dalam meningkatkan motivasi belajar pkn peserta didik. Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(1), 30-41.
Ziplin, Z. (2021). Problem-Based Learning Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI Di SMK Negeri 3 Tebo. TEACHER: Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru, 1(1), 102-106.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
These License Terms apply to the content published in "Cognoscere: Jurnal Komunikasi dan Media Pendidikan" and are governed by the Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA) license. The copyright to the content is held by the respective authors. By accessing or using the content, you agree to comply with the following terms:
-
Attribution: You are free to share, copy, distribute, and adapt the content published in this journal under the condition that you provide appropriate attribution. When using the content, you must clearly indicate the authors, the title of the work, the name of the journal ("Cognoscere: Jurnal Komunikasi dan Media Pendidikan"), and the publication date. The attribution should be given in a manner that does not imply any endorsement or approval by the authors or the journal.
-
ShareAlike: If you remix, transform, or build upon the content, you must distribute your contributions under the same CC BY-SA license as the original. This requirement ensures that derivative works maintain the same freedoms as the original content and promotes the continued sharing and collaboration within the academic community.
-
No Additional Restrictions: You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from exercising the rights granted under the CC BY-SA license.
-
Disclaimer: The content published in this journal is provided on an "as is" basis. While efforts have been made to ensure the accuracy and reliability of the information, neither the authors nor the journal can guarantee the completeness or fitness for any particular purpose. The use of the content is at your own risk.
By accessing or using the content, you acknowledge and agree that the authors and the journal shall not be liable for any claims, damages, or losses arising from your use of the content or any reliance on the information provided.
For more details about the Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA) license, please visit the Creative Commons website at https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.
Please note that these License Terms are a summary of the CC BY-SA license and do not replace or modify the terms of the license itself. The copyright to the content is held by the respective authors as the Copyright Holders.

